catatan harian 1

on

suatu sore saat aku menunggu bis dalam perjalanan pulang sehabis mengajar, ada seorang perempuan berjalan dengan seorang anak kira2 umurnya 1 atau 2 tahunan. perempuan itu dan anaknya (mungkin) menyeberang jalan, anak itu menangis tapi perempuan itu malah membentak-bentaknya, saat mereka menyeberang perempuan itu juga tidak menggandeng tangan anaknya, dia biarkan anak itu berjalan sendiri sambil menangis meratap-ratap. ironis sekali ! apa pantas seorang perempuan seperti itu disebut ibu ??? seganas-ganasnya singa tidak akan memangsa anaknya sendiri. andai waktu itu aku mempunyai keberanian menyeberang sendiri di jalan raya yang ramai, aku pasti menggendong anak tadi dan menghiburnya agar diam, tapi aku hanya bisa memandanginya dengan perasaan miris……….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s