Perempuan, Kekerasan, dan Ketidakadilan

on

di sebuah situs diberitakan, di IRAN ada seorang laki-laki menyiram muka seorang perempuan dengan CAIRAN ASAM karena menolak lamarannya, sehingga wajah perempuan itu menjadi rusak dan matanya buta. perempuan itu mengajukan hukum QISHASH kepada pemerintah, laki-laki tersebut harus dibutakan juga matanya. pemerintah pun mengabulkan permintaan perempuan tersebut. namun keputusan tersebut menimbulkan pro&kontra. banyak yang menentang baik dari dalam maupun luar. salah satu penentang dari luar adalah AMNESTY INTERNASIONAL, mereka menyuruh agar pemerintah membatalkan keputusan tersebut. pemerintah meminta pada si perempuan untuk membatalkan tuntutannya, namun perempuan tersebut menolak. akhirnya hukuman untuk si laki-laki ditunda untuk batas waktu yang tidak ditentukan.

oK…!!

di zaman serba modern dimana semangat emansipasi dan kesetaraan GENDER dijunjung tinggi, ternyata masih ada diskriminasi dalam supremasi hukum untuk kaum perempuan.

amnesty internasional menyatakan kalau hukuman membutakan mata itu sangat keji dan tidak berperikemanusiaan. kalau mereka pikir hal itu tdk berperikemanusiaan lantas bagaimana dengan apa yang telah dilakukan laki-laki itu pada si perempuan hingga menyebabkan mukanya rusak dan matanya buta ?? apa itu bisa dibilang berperikemanusiaan ???

masih ingatkah kita kasus serupa beberapa tahun silam, saat heboh berita Face Off pertama di indonesia. korbannya juga perempuan. suaminya menyiram mukanya dengan air keras, selain itu sebelumnya suaminya juga menjualnya untuk menjadi pelacur.

banyak cewek-cewek yang setelah ditiduri pacarnya kemudian si pacar menjualnya pada germo/mucikari. dan msih segar di kepala insiden kematian seorang mahasiswi angkatan saya di kampus, yang dibunuh oleh bapaknya sendiri, lehernya digorok dada dan pahanya ditusuk, lukanya sepanjang 13 cm dalamnya 3 cm.

di masyarakat-masyarakat tradisional (bahkan modern sekalipun) perempuan tidak luput dari kekerasan dan bentuk diskriminasi lainnya. bentuk kekerasan tidak hanya berupa kekerasan fisik tapi juga verbal,psikologis,ekonomi,dll.

dalam media-media sering banget meng_expose tentang WTS,perempuan yang hamil di luar nikah,lesbian,dll. tapi masalah seperti gay,gigolo,dll. jarang muncul.

perempuan selalu disudutkan,dimarginalkan,bahkan sering diabaikan.

ingatkah kalian kasus MARSINAH ??? seorang perempuan yang ikut memperjuangkan hak kaum buruh. dia dibunuh dan Kasus Pembunuhan Marsinah sampai saat ini belum pernah tuntas penyelidikannya, pelakunya masih bebas berkeliaran menghirup udara segar tanpa harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Hukuman terhadap pelakunya memang tidak mungkin menghidupkan kembali Marsinah, tetapi dapat menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap hukum.

perempuan dan laki-laki memiliki kedudukan yang sama tanpa harus ada pendiskriminasian. tidak ada superioritas, semuanya sama. bukankah dibalik kesuksesan seorang laki-laki ada peran seorang perempuan hebat di sana..????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s