Do’a Penentram Hati

senang-sedih emang satu paket, dan itu wajar. gak selamanya kita tertawa terus dan gak selamanya kita menitikkan air mata. semua orang pasti memiliki masalah dalam hidunya, dan setiap orang pasti pernah terjatuh, tapi gak semua orang bisa bangkit saat dia terjatuh. mungkin mereka erlu bantuan atau dorongan dari orang lain untuk bisa kembali berdiri tegak namun ada juga sebagian orang yang dengan kemamuan dan dorongan dari diri sendiri mamu untuk bangkit dan berdiri tegak lagi.

saya hanya manusia biasa, saya juga pernah terjatuh dan terpuruk, hidup terasa seperti neraka, untuk bernafas sangat menyesakkan, siang malam menangis, makan pun jadi tak selera. semakin berjalannya waktu dan semakin banyak bentuk masalah yang menghampiri membuat saya merenung, Allah tidak mungkin menaikkan derajat seorang hamba sebelum dia diuji, seperti sekolah tiap hari dikasih pelajaran dan tentu ada test-nya juga kan untuk naik kelas ? dan saya yakin Allah tidak akan menguji hambanya melebihi batas kemampuannya. saya mencoba mengembalikan semuanya kepada Allah.

saat saya tertekan saya adukan semuanya pada Allah, saya keluarkan semua unek-unek dalam hati saya, saya puas-puaskan menangis dan mengadu kepadanya. saya mohon kekuatan untuk melaluinya, saya yakin akan keajaiban do’a, lalu saya browshing di internet, saya menemukan sebuah do’a untukketentraman hati…

“tawakkaltu ‘alal hayyilladzii laa yamuutu wa laa haula wa laa quwwata illabillahil ‘aliyyil ‘adziim”

saya berserah pada Allah, Dzat yang Maha hidup dan tidak mati, saya menyerahkan hidu dan mati saya kepada Allah, Dia yang berkuasa dan tidak ada daya upaya kecuali atas izin-Nya.

ketika saya merasa sangat tertekan saya tarik nafas dalam-dalam kemudian menghembuskannya secara perlahan, saya baca do’a itu berkali-kali berharap Allah memberi kekuatan pada saya. kalau saya ingin menangis ya saya langsung tangiskan saya tidakcoba menahan karena akan terasa menyakitkan, saya tangiskan meski hanya satu dua tetes saja yang penting lega, kecuali jika di hadapan publik mungkin karena pertimbangan sesuatu maka bisa ditahan air matanya.

dengan selalu ingat kepada Allah saya berharap bisa mendapat kekuatan dan bisa berfikir lebih terang sehingga saya dapat menemukan jalan keluar terbaik, atau minimal saya bisa survive meski keadaan sulit menghimpit.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s