ASHHABUL UKHDUD (kisah dari QS. Al Buruuj)

on

Pada zaman dahulu, hiduplah seorang raja. Dia memiliki tukang sihir yang sudah tua. Si tukang sihir itu meminta kepada raja, “wahai Raja, kirimkanlah seorang pemuda pandai untuk kuajarkan sihir.” maka Raja pun mencari dan menemukan pemuda yang paling pandai untuk diajari sihir.
Akan tetapi, pemuda itu justru tertarik untuk belajar ilmu Allah kepada seorang ulama yang tinggal di dekat rumahnya. Si Ulama pun menyetujuinya tetapi dengan syarat, tukang sihir tidak boleh tahu, sebab dia akan menghukum pemuda tersebut.
Suatu ketika seekor binatang raksasa menghalangi jalan si pemuda. lalu ia mengambil batu dan berdo’a “ya Allah, jika ajaran Ulama lebih Engkau cintai dari ajaran sihir, bunuhlah binatang ini dengan lemparan batu ini.” si pemuda melemparkan batu dan binatang raksasa itu pun mati.
Dengan ilmu Allah yang diajarkan si Ulama, si pemuda dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Orang-orang ramai berdatangan untuk berobat kepadanya.
Suatu hari datanglah seorang teman Raja yang matanya buta. “engkau dapat sembuh bila beriman kepada Allah.” kata si pemuda. “baiklah aku beriman kepada Allah yang Maha Perkasa,” kata si teman Raja. Dengan izin Allah, si pemuda berhasil menyembuhkan matanya. Ketika Raja tahu, dia pun marah. Raja memanggil Ulama, pemuda, dan temannya itu.
“kalau kalian terus menyembah Allah, kalian akan ku bunuh!” bentak Raja.
Karena tetap beriman, Raja menghukum mati Ulama dan temannya. Sementara itu, Raja memerintahkan agar si pemuda dijatuhkan dari puncak bukit yang tinggi.
“ya Allah, lindungilah hamba dengan cara apa saja yang Engkau kehendaki,” do’a si pemuda. Bukit terguncang, para prajurit Raja tergelincir dan tewas, sedangkan si pemuda selamat. Belum puas juga, Raja memerintahkan agar si pemuda dibawa ke tengah laut dan ditenggelamkan namun ternyata cara itu juga tidak berhasil.
“kalau kau ingin membunuhku, panahlah aku dengan menyebut nama Allah,” ujar si pemuda kepada Raja, “lakukanlah!” kata Raja kepada para prajurit.
“kumpulkan rakyat banyak untuk menyaksikan!” si pemuda pun diikat pada sebatang pohon kurma, dengan menyebut nama Allah panah dilepaskan, dan si pemuda pun akhirnya wafat.
Ternyata Allah-lah yang menghidupkan dan mematikan, bukan Raja ! teriak seluruh rakyat. Melihat rakyatnya banyak yang beriman kepada Allah, Raja semakin murka.
“galilahh parit-parit panjang (ukhdud) ! nyalakan api ! lempar orang-orang beriman ituke dalam sana,” perintah Raja.
Lalu secara ajaib seorang ibu endengar bayinya berbicara “jangan takut ibu, sesungguhnya kita berada dalam kebenaran,” maka sang ibu pun melompat ke parit bersama bayinya dan orang-orang yang beriman.
Orang-orang beriman yang dilemparkan ke parit itu tadi lah yang akhirnya disebut Ashhabul Ukhdud.

Sumber : The best stories of Qur’an.

Dalam menjalani proses kehidupan , menilik perjuangan atau sejarah masa lampau merupakan sebuah keniscayaan dan keharusan untuk kehidupan di masa akan datang agar lenih baik, Allah berfirman

Artinya: Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman. (QS. Yusuf : 111)

Dalam surah Al a’raaf Allah juga berfirman

Artinya : …. Maka Ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir.(QS Al a’raaf: 176)

Kisah tentang Ashhabul Ukhdud ini adalah salah satu saran tarbiyah oleh Allah kepada umat manusia untuk berjuang mempertahankan aqidah dan keimanannya, tak gentar meski harus melawan kekuasaan tirani yang kejam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s