TES KEPERAWANAN UNTUK MASUK SEKOLAH

on

ppr
Rencana Dinas Pendidikan Pemerintah Kota Prabumulih, Sumsel, untuk melakukan tes keperawanan untuk siswi-siswi di SMA sederajat mendapat banyak tanggapan dari banyak pihak, bahkan sempat mendapat kritikan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Bapak M Nuh.
Nah sebenarnya hal itu untuk apa ? lalu jika siswi tersebut diketahui sudah tidak perawan maka tidak bisa diterima di sekolah ? bukankah hal tersebut malah bisa mengguncang psikologisnya ? bukankah keperawanan bisa hilang karena banyak faktor ? jika peraturan ini diterapkan dengan maksud membuat efek takut untuk melakukan sex bebas maka hal ini sangat tidak efektif saya rasa.
Jika peraturan ini diterapkan maka siswi-siswi yang dinyatakan tidak perawan akan tersudutkan dan semakin dikucilkan, jika mereka tidak diterima di sekolah karena tidak perawan, lantas mereka harus tidak sekolah ? menjadi bodoh dan terbelakang ?
ok, atau mereka tetap diterima di sekolah tapi mereka dipisahkan dengan kelompok siswi yang masih perawan, dan disini akan terjadi kesenjangan sosial.
Memang kita harus membentengi generasi muda kita dari pergaulan bebas, tapi setiap cara harus dipertimbangkan dengan tepat. Saya rasa tidak perlu ada tes keperawanan untuk masuk lembaga pendidikan, justru ketika mereka sudah masuk ke lembaga pendidikan maka di sanalah mereka akan digembleng, yang masih perawan bisa lebih protektif, yang sudah tidak perawan bisa lebih memperbaiki diri. Bukankah tugas kita semua untuk mencerdaskan kehidupan bangsa ? saya pikir hilangnya keperawanan bukan alasan untuk seseorang tidak bisa mengenyam pendidikan.
oh iya, ada lagi yang saya heran, mengenai siswi yang hamil atau telah menikah tidak bisa mengikuti ujian sedangkan siswa yang dipenjara masih bisa ikut ujian bahkan ujian nasional sekalipun, kenapa harus begitu ? kenapa di era modern dan semangat emansipasi dikobarkan dimana-mana tapi perempuan masih tertabrak masalah ini itu dalam mengenyam pendidikan ?
Perempuan masih selalu disudutkan dalam masalah keperawanan, padahal di manapun tidak pernah diadakan tes keperjakaan.
Pendidikan adalah suatu hal yang sangat penting, dan sudah seharusnya setiap orang mendapatkan kemudahan dan kenyamanan untuk mengakses pendidikan.
Tes keperawanan sebenarnya telah diterapkan di dunia pendidikan, yakni di sekolah militer, hal ini penting untuk mendapatkan siswa siswi yang sehat secara fisik maupun mental, dan hal ini jelas bertujuan untuk menjaga kesehatan Reproduksi, apalagi mereka nantinya juga akan mendapatkan penggemblengan yang ketat baik secara fisik maupun mental, jadi harus benar-benar sehat.
Nah jika tes keperawanan juga harus diterapkan untuk masuk sekolah umum maka perlu peninjauan kembali karena akan membawa dampak psikologis tersendiri bagi siswi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s