Hidupmu, Pilihanmu

on

pernahkah kamu merasa tidak memiliki hak penuh atas hidupmu ?
pernahkah kamu merasa tertekan, terintimidasi dengan peraturan-peraturan yang ada ?
pernahkah kamu mencoba melawan semuanya ?
well, saya tau bagaimana rasanya…
Ibu saya sangat keras mendidik saya. dulu waktu kecil saya anak yang penurut sekali. namun seiring berjalannya waktu, dan dari semua pengalaman yang saya dapatkan saat saya jauh dari keluarga, saya menyadari sesuatu.
ini hidup saya, dan saya memiliki hak penuh atas hidup saya.
kadang saya pikir Ibu terlalu mengatur, seolah-olah saya ini masih anak kecil yang tidak tau apa-apa. saya tentu tidak tahan namun saya tetap menjadi anak baik bukan anak durhaka yang melakukan perbuatan-perbuatan menyimpang sebagai bentuk protes saya.
saya mulai meminimalisir “suara” Ibu, ketika beliau mengatur ini itu, menyuruh ini itu, ya saya dengarkan, namun ketika saya memiliki pilihan tersendiri dengan keyakinan penuh dari hati saya maka akan saya pegang teguh itu, suara Ibu tidak mempu menggoyahkannya, ini hidup saya, ini pilihan saya.
saya pikir sebagai anak memang kita harus menuruti nasehat orang tua, namun tidak sepatutnya pula orang tua terlalu menguasai hidup anaknya, biarlah anak-anak menentukan pilihannya, orang tua tinggal memantau, menasehati, menegur bila salah jalur, dan sangat penting bagi kedua belah pihak untuk menghargai keputusan dan pemikiran masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s