Falsafah Kaca Spion

“Jika kau ingin bahagia, jangan biarkan masa lalu mengusikmu. Kau boleh melihat ke belakang, namun jangan menbawanya kembali.”

Move on, gampang diucapkan namun kadang sulit dilaksanakan. Ketika aku sedah terbiasa tanpanya, sudah mulai melupakan semua rasa sakit yang dia berikan, dia muncul lagi di hidupku, aku terseret kembali dan aku terluka kembali.
Aku ingin bahagia tapi aku tidak benar-benar melakukan apa yang seharusnya aku lakukan. Melupakan orang yang pernah berarti di hati memang sulit tapi bukan berarti tidak bisa.
Dia hanya bagian pahit masa lalu yang tidak perlu dibawa kembali, mengikhlaskan adalah salah satu cara agar Tuhan segera mengganti yang telah hilang dengan yang lebih baik.
Kebahagiaan ada di tanganmu, jika tanganmu bisa menghalau semua yang mengusikmu, kebahagiaan itu tidak akan terenggut dari tanganmu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s