aku dan sebatang pohon

on

dari aku kecil aku sudah menyukaimu, saat melihat warnamu aku langsung jatuh cinta

saat jalanan tertutup oleh guguran kelopak bungamu, rasanya aku ingin berbaring di atasnya

suatu saat beberapa tahun yang lalu aku melihatmu, berdiri kokoh di tepi sungai kecil yang lebih pantas disebut selokan

dari jembatan aku memandangmu, kau kokoh dan cantik, aku langsung jatuh hati

aku ingin sepertimu, kokoh dan cantik

sangat lama aku tak mengunjungimu, aku seakan lupa pada keberadaanmu yang menarik hatiku

beberapa hari yang lalu tiba-tiba aku teringat padamu cantikku

aku langsung bersemangat menemuimu namun seketika aku pun patah hati saat bertemu denganmu

kau meranggas, mati

yang tersisa hanya batang hitammu beserta ranting-ranting kurusmu

kemana kecantikanmu ? kemana daun-daun hijau dan bunga-bunga merah menyalamu ?

ku langkahkan kaki kembali dengan hati kecewa dan sedih

aku kehilanganmu sayang

sebenarnya aku tak tau namamu, aku pernah bertanya pada Ibuku

jawabnya kembang kerang, tapi aku tak yakin namun aku tak pernah mencari tau lagi

aku cukup bahagia melihatmu meski tanpa tau namamu

namun setelah melihatmu mati mengenaskan

aku mencari namamu dan ku temukan ternyata kau bernama : POHON FLAMBOYANflamboyan-besar

Delonixregia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s