Foto Sampul Facebook

on
cropped-dscn0447.jpg
Kebun Raya Purwodadi, Pasuruan. (koleksi Pribadi).

Foto sampul dinding Facebook, semua orang yang punya akun Facebook pasti tau. Selain foto profil dan album foto, kita juga dapat mengunggah foto sebagai tajuk. Berbagai macam foto diunggah, saya termasuk golongan yang suka gonta-ganti baik foto profil maupun foto sampul hehehee…
Awalnya saya pasang foto pribadi, lalu menyusul foto pemandangan dan gambar yang lainnya. Saya juga suka melihat foto teman-teman dan saya mulai memperhatikan. Saya mulai membuat asumsi mengenai karakter seseorang ataupun kebiasaannya dari foto yang dipajang.
Berawal dari diri sendiri, saat saya menguplod foto pribadi dangan focus diri saya sendiri, saya memahami jika saat itu saya sedang bangga dengan diri sendiri, saya ingin menunjukkan pada dunia siapa saya dan tentu saja saya layak dilabeli manusia narsis dan tinggi hati hahahaa…di lain waktu saya menguploud foto saya bersama teman atau sendirian dengan beckground suatu tempat, di situ saya pahami bahwa saya ingin menunjukkan kenangan bahagia / menyenangkan yang saya miliki, dengan bangga mengatakan dalam hati “saya lho uda pernah ke sini, kamu ?”….nah lama-kelamaan ternyata pasang foto sendiri itu membosankan menurut saya. Seiring berjalannya waktu, perasaan saya tentu berubah-ubah. Saat depresi atau sedih karena seseorang saya memasang foto yang menggambarkan suasana hati saya, sebagai contoh saya memasang foto seorang gadis yang duduk di pinggir tangga sambil menoleh ke belakang ke arah seorang laki-laki yang berjalan menjauh, itu saya lagi patah hati hahaha…saya seolah-olah memupuk rasa sedih saya dengan foto sampul Facebook.
Saya suka foto-foto, dan saya tau mana foto yang benar-benar indah. Saya mulai mengganti pola foto sampul saya, saya beralih ke ganbar-gambar bangunan atau pemandangan, di situ saya memahami bahwa saya sedang menunjukkan apa yang saya sukai, apa yang saya impikan, apa yang saya inginkan…
Nah dari sini saya menyimpulkan bahwa dari foto sampul Facebook kita bisa memahami seseorang :
– Jika dia suka memasang foto selfie-nya maka dia termasuk orang yang narsis tentu    saja, dan sepertinya suka membanggakan diri sendiri.
– Jika dia suka memasang foto moment kebersamaannya maka dia ingin menunjukkan rasa bahagianya, dan kadang juga berharap orang lain menirunya biar ketularan bahagia.
– Jika dia suka memasang foto yang lain seperti alam, bangunan, atau gambar yang lain maka dia sedang merepresentasikan tentang apa yang dia sukai, impiannya, bahkan harapannya.
Jika seseorang mengatakan foto bisa mengungkapkan lebih banyak dari kata-kata dan foto juga merupakan pengikat kenangan, maka hal itu adalah benar….
We keep this love in a photograph…We made these memories for ourselves…😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s