Mother’s Day : Ikut-ikutan apa sayang beneran ?

Sebenarnya saya menulis ini pas 22 Desember, Cuma lupa baru keposting hari ini😀

Entah bagaimana atau kenapa 22 Desember diperingati sebagai hari Ibu. Banyak status di social media mengungkapkan tentang sosok dan kasih sayang seorang Ibu, semua pada berlomba-lomba mengucapkan happy mother’s day. Mungkin ada yang menilai yang gitu itu sok ikut-ikutan, enggak sedikit juga yang berargumen “setiap hari itu hari Ibu”…lho bukannya komen kayak gitu udah klise banget ya…? Hayoo siapa yang ikut-ikutan klu gitu hehehee.

Mari kita tilik satu per satu…

kita ikut mengucapkan happy mother’s day pada 22 Desember ya enggak pa-pa…mungkin karena kesibukan kita yang bejibun, sehingga membuat kita seolah hidup di dalam gelembung sendiri, sosok Ibu itu menjadi terabaikan, kayak kita uda biasa banget ngeliat Ibu kita ngelakuin hal ini itu, perasaan kita biasa aja, Ibu masak trus kita disuruh makan lalu pamit berangkat kerja atau sekolah, udah gitu aja, tapi bukan berarti kita sudah kehilangan makna kehadiran Ibu dalam hidup lho yaa…untuk kita yang terlalu larut dalam kesibukan diri sendiri, maka hari ini (22 Desember) semoga bisa jadi reminder…eh coba deh berhenti sebentar, kita terima kasih dan minta maaf sama Ibu dulu yuk…jika setiap hari terlalu sibuk setidaknya masih ada waktu untuk Beliau, untuk ngungkapin hal-hal yang tidak sempat atau sulit untuk diungkapkan kepada Beliau. Apalagi Ibu tidak pernah tau menahu tentang hari Ibu, sepertinya Beliau akan tersentuh, dan hal itu bisa nunjukin rasa kasih sayang Anak pada Ibunya.

Nah di sisi lain ada yang berpendapat atau tidak terlalu menghiraukan mother’s day, biasanya berargumen “setiap hari itu hari Ibu”, oke enggak pa-pa juga, mungkin yang berargumen seprti itu sangat dekat dengan Ibunya jadi setiap hari bisa mencurahkan perasaannya kepada Ibunya. Namun coba direview lagi deh benarkah seperti itu ? apa argument “setiap hari itu hari Ibu” hanyalah sinisme belaka ??? padahal aslinya enggak deket  secara emosional  dengan Ibunya.

Oke, jadi gini…klu ada yang mau mengucapkan happy mother’s day yaa gak pa-pa, jangan dijugde langsung, sudah syukur dia ingat pada Ibunya, mau berterima kasih juga. Yang enggak mau ikut euphoria mother’s day ya monggo…semua punya hak masing-masing. Yang perlu selalu diingat adalah kita tidak boleh melupakan sosok Ibu, entah Beliau masih ada di sisi kita atau tidak. Banyak hal yang mungkin tidak kita pahami tentang Ibu, setidaknya hari ini bisa jadi renungan. Setiap hari adalah hari untuk Ibu, untuk berusaha terus memahaminya, tidak hanya sekedar menurut apa yang diucapkannya, mematuhi nasehatnya, namun juga melihat di balik air matanya.

Selamat hari Ibu untuk wanita yang bergelar Ibu…terima kasih untuk semuanya, maaf banyak hal yang belum bisa diungkapkan. Semoga kita bisa selalu saling mencintai dan menyayangi.  :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s