Kisah si Sakura, dongeng The Ugly Duck versi tanaman

“Lihat kebunku penuh dengan bunga….”

Ah, rasanya aku iri dengan anak TK yang dengan riang menyanyikan lagu itu. Aku penggemar tanaman namun apa daya, aku tidak memiliki lahan yang cukup untuk membuat kebun bunga mini, ditambah jenis tanah yang tidak subur dan sumber air yang payau, mimpi punya kebun bunga mini yang cantik seperti jauh panggang dari arang. Meskipun begitu tanaman besar masih bisa tumbuh dengan baik seperti jambu, mangga, belimbing.

Ini cerita tentang salah satu tanaman bunga favorit aku, namanya apa ya ?…udah Googling bolak-balik masih aja enggak ketemu, akhirnya karena bunganya mirip Cherryblossom dari Jepang…ya sudah aku panggil aja Sakura (versi pribumi hehehee).

Sebenarnya si Sakura ini bisa kita lihat di pinggir-pinggir jalan, malah ada salah satu komplek pemakaman yang bukannya ditanamin kamboja malah nanam si Sakura. Kebanyakan yang kita jumpai bunganya warna merah muda lembut tapi ada juga lho yang warnanya merah tua, coba kita melintas di sepanjang jalan masuk kawasan industri PIER Pasuruan di situ banyak yang berwarna merah tua.

Saat aku berkunjung ke rumah teman Ibu aku ternyata di pekarangan rumahnya ada si Sakura lalu aku diberi satu pohon yang masih kecil dengan 2 cabang. Seneng banget akhirnya bisa nanam sendiri bunga yang uda diincer sejak lama.

Aku tanam si Sakura di halaman rumah, tanah yang tidak terlalu subur bercampur pasir dan dekat dengan sumur bor, aku pikir jika dia dekat dengan sumber air mungkin bisa bertahan meski airnya payau sih…..

Waktu beranjak dengan cepat namun si Sakura tidak menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan, aku mulai khawatir, lalu satu cabang mengering, hati aku tambah khawatir, tinggal satu cabang saja namun tiba-tiba muncul cabang kecil dari bawah. Oh ! surprise…si cabang kecil mulai tumbuh namun si cabang besar jadi mengikuti jejak yang pertama mulai mengering. Meski cabang besar mulai sekarat, namun cabang kecil baru muncul lagi. Setelah 2 cabang kecil baru beranjak gedhe, akhirnya cabang pendahulu mati juga.

2 cabang kecil baru itu tumbuh dengan cepat dan semakin tinggi. Hari berlalu, bulan pun berganti namun si Sakura tidak juga berbunga, aku jadi enggak sabaran, ditambah Ibu yang mengomel-ngomel mengancam akan mencabut tanaman mungil itu dan menggantinya dengan Mangga. Oh, tidak !

Setiap kali Ibu membersihkan gumpalan es di kulkas, aku selalu menaruh gumpalan-gumpalan es di sekeliling si Sakura, biar adem hehehe…namun lama-lama terjadi perubahan fisik pada si Sakura. Daunnya yang lurus jadi kriting-kriting gak karuan. Ini apanya yang salah ???

Si Sakura terus tumbuh dan tetap dengan daun kritingnya. Aku jadi sebal, kok bisa jadi jelek begini sih ??? akhirnya aku tidak menghiraukan si Sakura lagi, biarlah suka-suka dia.

Hingga suatu hari saat aku pulang kerja aku melihat ada kuncup-kuncup kecil merah. Aku pikir daun baru yang akan tumbuh ternyata itu kuncup bunga. Horeee !! akhirnya dia berbunga, ketika bunganya mekar sangat cantik dan menarik hati orang-orang yang sempat meremehkannya.

Saat aku duduk di dekat Sakura, perlahan aku mulai merenungkan banyak hal…

Si Sakura kehilangan 2 cabang namun mendapat ganti 2 cabang, seperti pepatah; Patah tumbuh, hilang berganti. Kadang kita harus kehilangan atau melepaskan apa yang kita miliki atau apa yang ada di tangan kita, namun jangan terburu-buru bersedih dan kehilangan harapan karena Tuhan akan menggantinya dengan yang lebih baik. Si Sakura tidak protes saat 2 cabangnya mati, dia pasrah mengikuti proses, mungkin seperti itulah seharusnya, menerima semua dengan lapang dada, menjalani semua proses dengan keikhlasan. Kita harus percaya bahwa rencana Tuhan pasti indah, meski dalam kacamata kita tidak selalu terlihat menyenangkan di awal prosesnya.

Saat proses pertumbuhan 2 cabang kecil baru si Sakura, perubahan fisik pun terjadi, daunnya berubah menjadi kriting-kriting jelek meski tetap berwarna hijau segar, entah itu wajar atau tidak, seharusnya daunnya lurus. Dalam proses tumbuh kembang kita akan dipengaruhi banyak factor dan seringnya pengaruh tersebut menimbulkan perubahan pada diri kita, negatif atau positif. Banyak kemungkinan yang bisa terjadi, orang lugu bisa jadi brutal karena pengaruh lingkungan dan pergaulan, orang jahat pun bisa berubah menjadi baik, tergantung bagaimana proses selanjutnya. Jika tidak ada kata terlambat untuk belajar, maka kita juga tidak pernah terlambat untuk memperbaiki diri.

Lama daun si Sakura tumbuh kriting-kriting namun akhirnya daunnya kembali lurus seiring dengan munculnya bunga. Daun-daun yang tumbuh setelah munculnya bunga lurus seperti seharusnya. Saat banyak pengaruh negative menyerbu, langkah kaki aku sempat goyah, aku merasakan perubahan pada diri aku. Lalu perasaan tidak nyaman muncul, ini seperti bukan aku. Aku mencoba menelaah, aku harus kembali menemukan apa yang hilang, aku harus kembali ke koridor yang seharusnya. daun yang lurus bukan daun yang keriting.

Akhirnya bunga yang cantik muncul. Si Sakura berdaun keriting akhirnya berhasil melaui proses dan mencapai goal indahnya, berbunga dengan cantik tanpa cacat, daunnya pun kembali lurus, dan dia jadi pujaan orang-orang. Waktu aku goyang batangnya ternyata kuat meski terkesan lentur, ya kita harus menghujamkan akar yang kuat untuk bertahan hidup.

Merawat si Sakura ini ternyata kesabaran aku benar-benar diuji. Ketika melakukan sesuatu pasti banyak suara-suara sekitar yang menggangu namun seberapa yakinkah kita pada diri kita sendiri ??? saat si Sakura mengering cabangnya lalu mengeriting daunnya dan lama sekali berbunga, aku hampir putus asa dan mungkin akan membiarkan Ibu aku mencabutnya. Dengan sisa-sisa kesabaran dan keyakinan karena kecintaan pada tanaman ini aku mencoba mengulur waktu berharap terjadi keajaiban.

Dan kini semoga si Sakura tumbuh kuat dan sehat, aku tau rumahku sederhana dan lebih jelek dari rumah tetangga namun aku harap si Sakura dapat membantunya terlihat cantik dan memberi rasa bahagia saat memandang bunganya. Dan aku layak bangga, karena satu kampung hanya aku yang punya hahahahaa….

13
si Sakura masih tahap awal adaptasi
12
si Sakura mengalami perubahan fisik
11
si ugly Sakura yang akhirnya berbunga cantik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s