Near Death Experience

Sabtu, 09 April 2016…hari yang special dan lebih terasa special lagi karena bertepatan dengan 1 Rajab 1437 H.

Aku pikir hampir setiap orang selalu antusias dengan Birthday-nya, banyak harapan untuk kehidupan yang lebih baik tentunya.

Malam sebelumnya (08/04/2016) Ibu mengirim pesan, mengingatkanku untuk mulai Puasa Rajab besok. Besok ulang tahun tapi disuruh puasa ? ya oke lah…aku menurut tanpa membuat argumen, disuruh ibadah masa’ males ?…

Seperti biasa weekend tiba waktunya family time. Sepulang dari kantor aku langsung memacu motor pulang ke rumah tanpa mampir dulu ke kosan.

Hari yang cerah, tidak macet, dan tidak terasa kalau lagi puasa. Semua lancar-lancar saja.

Memasuki jalan Tambak Osowilangun di tikungan yang agak miring (sebelum Terminal Oso Wilangun) aku menjadi sedikit ngelamun, tiba-tiba aku mendengar seperti suara berbisik mengatakan “tibo”-jatuh (dalam bahasa jawa). Aku langsung tersentak, tangan mencengkram setir dengan kuat takut motor jadi oleng karena ngelamun, aku mencoba mengenyahkan suara tadi dari kepalaku, sejenak jantungku berdebar kencang tidak karuan namun aku akhirnya dapat menguasai pikiranku.

Motor masih melaju dengan kecepatan normal, aku memasuki jalan dua ruas tapi masing2 satu arah sebelum rel kereta Romokalisari. Jalanan agak lengang, aku berada di bagian tengah jalan, di depanku ada 1 motor tapi posisinya agak geser ke kanan.

Aku jarang menengok ke spion, tapi aku sekilas melihat sesuatu dari arah belakang di samping kananku. Aku tidak bisa memastikan dengan jelas apa yang datang dari arah belakang itu tapi itu tinggi dan awalnya aku pikir itu forklift…lalu semuanya terjadi dengan cepat Bruakkk!!! “benda” itu menabrak motor di depanku dan mereka bertabrakan tepat di sampingku.

Aku melihat pengendara motor jatuh, motornya terlempar ke depanku dan terseret maju. Aku benar2 shock, dengan berusaha mengumpulkan sisa2 konsentrasi dan kesadaran aku mencoba menguasai motorku agar tidak melindas pengendara yang jatuh tadi. Masalah belum berakhir, aku masih terus berjuang menguasai motor, rem tromol motorku yang bermasalah semakin membuat panik, aku menyongsong motor yang terlempar ke depan jalur motorku. Aku berpikir riwayatku akan tamat ketika motorku menerjang motor di depanku.

Ya Allah tolong aku…sambil mencengkram rem atas dan kaki menginjak rem bawah sekuat tenaga aku terus menyebut nama-Nya. Motor yang terlempar dan terseret tadi berhenti dan tepat kurang beberapa senti motorku menabrak aku banting setir ke kiri, aku mencoba menahan agar tidak jatuh, sekilas aku menengok spion, motor2 dan orang2 berjatuhan di jalanan, banyak orang menyongsong untuk menolong. Aku tidak ingin jadi saksi mata jadi aku langsung tancap gas menyingkir sejauh-jauhnya.

Aku masih shock dan sedikit disorientasi, apa itu tadi mimpi ? apa cuma lamunan ? aku ingin menangis tapi mendadak aku tdk bisa berkata apa2 sampai di TL perempatan Veteran, Gresik aku baru bisa menangis. Aku menangis tanpa peduli orang di TL melihatku mungkin mereka pikir aku hanya gadis yang sedang patah hati bukannya gadis yang baru saja selamat dari maut.

Sesampainya di rumah aku bercerita pada orang tuaku, aku memutuskan tidak membatalkan puasaku.

Ibu mengira aku yang teledor, menyetir dengan melamun atau ngantuk lalu menyenggol motor sebelah. Aku berani sumpah motorku tadi meski dekat tapi ada jarak dan jelas2 yang nabrak adalah “sesuatu”/motor dari arah belakangku. Benar2 keajaiban aku tidak ikut jadi korban.

Bapak terlihat kaget tapi sangat bersyukur aku selamat. Kata Bapak inilah yang dinamakan pertolongan dari Allah, ganjaran karena telang melakukan kebaikan. Aku selamat karena aku sedang berpuasa.

Malamnya aku susah tidur, jantung berdebar kencang, keringat dingin mengucur, telapak kaki rasanya membeku, badan demam, dan tentu saja mimpi buruk.

Aku menangis di keremangan kamarku, terima kasih ya Allah sudah menyelamatkan aku, semoga kesempatan hidup yang Engkau beri dapat aku pergunakan dengan baik untuk memperbaiki diriku. Aku mohon penjagaanMu selalu ya Rabb di manapun aku berada dan apapun yang aku lakukan…..Aamiin

2 Comments Add yours

  1. lumic mengatakan:

    Makanya jagn suka melamun

  2. lumic mengatakan:

    N slalu pantau spion keadaan dibelakangmu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s